Website Resmi SMP Smaratungga Ampel

Terdepan dalam Pendidikan

Penerimaan Siswa Didik Baru

Info detail

Sambutan Kepala Sekolah

SMP Smaratungga Ampel menjadi salah satu bagian dari proses mencetak Generasi Indonesia Emas harus siap menegemban tugas tersebut dengan memberikan layan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Langkah yang dilakukan di antaranya menyiapkan sarana prasarana sesuai kebutuhan mereka dan menyediakan Guru dan Tenaga Kependidikan yang mampu mengakomodir pencapaian Indonesia Emas.

SMP Smaratungga Ampel dengan usia relatif muda namun memiliki lokasi yang strategis dan sangat mudah diakses diharapkan mampu memgoptimalkan peluang ini dengan melakukan akselerasi lebih tinggi. Dengan slogan Merdeka Belajar yang digulirkan oleh Mas Menteri, diharapkan seluruh guru SMP Smaratungga Ampel memiliki keleluasaan dalam mengajar dan penuh improfisasi sehingga proses belajar mengajar lebih menarik dan interaktif. Kesempatan ini harus dioptimalkan oleh seluruh guru SMP Smaratungga Ampel dengan harapan peserta didik dapat berkembang sesuai potensinya dan berhasil sesuai dengan cita-citanya.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasan memberikan jalan terbaiak untuk Indonesia Emas tahun 2045 bisa kita raih bersama.
Semoga Semua Mahluk Berbahagia

Kepala Sekolah

TRI YATI, S., Pd.,

SMP Smaratungga on Social Media

Selamat datang di

Artikel Berita

Artikel
admin

SMK Mengembangkan Industri Kreatif Batik

TRIBUN-MEDAN.com, Pendidikan menengah kejuruan berbasis seni atau kerajinan berpotensi mengembangkan industri kreatif di daerah. SMKN 5 Mataram membuktikannya dengan menciptakan tren batik di Nusa Tenggara Barat, yang dikenal dengan nama batik Sasambo. Ester Lince Napitupulu Batik Sasambo menggali desain dari seni, budaya, tradisi, kuliner, hingga alam dari tiga suku di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Sasak, Samawa (Sumbawa), dan Mbojo (Bima). Batik yang didesain dan diproduksi guru serta siswa SMKN 5 Mataram sejak tahun 2008 ini dikenal dengan nama batik Sasambo. Motif batik Sasambo yang pertama adalah kangkung, sayuran yang menjadi makanan khas NTB. Motif lain yang diminati adalah lumbung, rumah adat Lombok, bebele (tanaman Ginkgo biloba), dan biota laut. Keseriusan SMKN 5 Mataram memproduksi batik Sasambo tampak dari galeri di sekolah yang diresmikan Gubernur NTB pada April 2010. Galeri buka selama Senin-Sabtu dan tak pernah sepi pengunjung, baik penduduk

Read More »
Artikel
admin

SMK Muhammadiyah 7 Malang, Luncurkan Mobil Tenaga Surya

SURABAYA -Peringatan 100 Tahun ormas Islam Muhammadiyah diwarnai dengan peluncuran Mobil Tenaga Surya hasil karya Siswa-siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Mobil tersebut diberi nama ‘Smart Education Hybrid Solar Car’. Kepala Sekolah SMKM 7 Malang, Pahri mengatakan, mobil tenaga Surya ini memang sengaja dibuat yang dipersembahkan untuk Muhammadiyah. Total biaya yang dikeluarkan dari awal penelitian hingga selesai produksi mencapai Rp246 Juta. “Karena ini masih pertama sehingga sering salah dan kami terus melakukan perbaikan dan pembenahan membuat mobil tenaga Surya ini, meski hasilnya belum sempurana,” ujar Pahri saat peluncuran Mobil Tenaga Surya ini di SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Jum’at (2/11/2012) bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin. Ia menjelaskan, awal pembuatan mobil ini dilakukan pada 12 Februari 2011 lalu. Sehingga untuk unit ini membutuhkan waktu sekitar 20 bulan. Mobil ini memiliki panjang 3,5 Meter dengan lebar 1,7 meter dan tinggi 1,6

Read More »
Artikel
admin

Pendidikan Sebagai Investasi Jangka Panjang

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerintah, hanya berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri sendiri dan tidak pernah berfikir panjang (Kompas, 24 Mei 2002). Pendapat Guru Besar Universitas Waseda Jepang tersebut sangat menarik untuk dikaji mengingat saat ini pemerintah Indonesia mulai melirik pendidikan sebagai investasi jangka panjang, setelah selama ini pendidikan terabaikan. Salah satu indikatornya adalah telah disetujuinya oleh MPR untuk memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 % dari APBN atau APBD. Langkah ini merupakan awal kesadaran pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka pangjang. Sedikitnya terdapat tiga alasan untuk memprioritaskan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Pertama, pendidikan adalah alat untuk perkembangan

Read More »

Testimoni

Link Penting

Download

Foto Unggulan